Chat with us, powered by LiveChat

Ajax Amsterdam sempat mencetak gol ke gawang Real Madrid pada menit ke-37. Namun, gol yang dicetak oleh Nicolas Tagliafico tersebut dianulir oleh wasit Damir Skomina, yang sejatinya adalah wasit pengganti di laga ini.

Pada akhirnya, Madrid menang dengan skor 2-1 atas Ajax pada laga leg pertama babak 16 Besar Liga Champions 2018/19 ini. Laga dimainkan di Amsterdam Arena, Kamis (14/2) dini hari WIB.

Dianulirnya gol Tagliafico memang jadi perdebatan tersendiri, apalagi Ajax hanya kalah dengan skor tipis. Ada banyak perbedaan pendapat ihwal sah atau tidaknya gol tersebut. Tapi, Skomina memilih menganulirnya.

Lantas, seperti apa penjelasan UEFA soal tidak disahkannya oleh Tagliafico?

Gol Tagliafico Tidak Sah

Ajax membobol gawang Real Madrid pada menit ke-37. Prosesnya bermula dari sepak pojok. Thibaut Courtois gagal menangkap dengan baik sundulan Mathijs De Ligth. Kemudian terjadi kemelut.

Saat itulah, Nicolas Tagliafico menyundul bola. Sementara, nampak pula ada gerakan yang dilakukan oleh Dusan Tadic yang berada di dekat Courtois.

Awalnya, Skomina memutuskan gol untuk sundulan Tagliafico. Namun, setelah melihat VAR, wasit asal Slovakia tersebut memilih menganulir gol pemain asal Argentina. UEFA kemudian punya alasan mengapa gol itu tidak sah.

“Pada menit ke-38 di laga leg pertama Ajax vs Madrid. Gol sundulan Nicolas Tagliafico dianulir setelah dilihat dari VAR. Wasit mengidentifikasi rekan Tagliafico, Dusan Tadic, berada dalam posisi offside dan mengganggu kiper,” terang UEFA di akun twitter resmi Liga Champions.

UEFA menilai Tadic terlibat dalam permainan, meskipun tidak menyentuh bola. Dia dinilai menghalangi laji Courtois. Dalam aturan, kejadian ini memang dianggap sebagai offside.

Jejak Kontroversi Damir Skomina

Damir Skomina menjadi sorotan usai laga Ajax melawan Real Madrid. Namun, bukan kali ini saja wasit berusia 42 tahun itu membuat sebuah keputusan yang menuai kontroversi. Skomina punya jejak kontroversi lain.

Skomina pernah diserang oleh Arsene Wenger pada tahun 2012 lalu. Saat itu Arsenal kalah 3-0 dari AC Milan. Wenger merasa Skomina terlalu sering memberi tendangan bebas untuk Milan.

Skomina juga memimpin laga Roma vs Liverpool musim lalu di Liga Champions. Saat itu, dia mengabaikan dua klaim penalti yang dilakukan oleh pemain Roma. Skomina juga pernah jadi sasaran kemarahan Jose Mourinho pada tahun 2015 silam.

Skomina sejatinya bukan wasit yang ditugaskan untuk memimpin laga Ajax vs Madrid. UEFA sejatinya menugaskan Szymon Marciniak sebagai wasit utama. Namun, keputusan itu kemudian dianulir dan Skomina yang memimpin laga.

0 Comments

Leave a reply

Privacy Policy         Term of Service

©2019 SBOBET88 PLATINUM AGEN

Log in with your credentials

Forgot your details?